Telemetry & Early Warning System
Dasbor Monitoring IoT
Simulasi telemetri waktu nyata pembacaan sensor gas vulkanik H₂S (NDC30), CO₂ (SCD41), dan parameter lingkungan (BME688) dari stasiun kawah aktif menuju sink Base C di Dusun Bajeng.
1Telemetri Sensor Lapangan
Data diperbarui otomatis dari mikrokontroler ESP32 setiap siklus 120 detik (disimulasikan setiap 2,5 detik). Ambang alarm dievaluasi dengan prioritas MAX > CRIT > WARN.
2Grafik Tren Konsentrasi Gas
Riwayat 20 siklus pengukuran terakhir. Garis putus-putus menunjukkan ambang batas peringatan.
3Peta Topologi Jaringan Sensor
Peta satelit real ESRI Dark (World Dark Gray Canvas) dengan koordinat WGS84 asli Kawah Sikidang dan Kawah Timbang. Marker berdenyut menunjukkan sinyal LoRa aktif dari stasiun lapangan menuju pos penerima Base C Bajeng.
4Status Base C & Log Aliran Paket
Penerimaan paket JSON di pos pemantauan Base C Bajeng. Diagram alur transmisi fallback LoRa → Wi-Fi → GPRS → SMS darurat aktif secara otomatis.