Bagian 10 – 13

Roadmap & Risiko

Implementasi dijadwalkan dalam enam milestone bulanan B1–B6, diikuti fase 2 yang opsional. Setiap risiko teknis utama sudah dipetakan ke mitigasi konkret — sebagian besar sudah ditanam di desain, bukan dibiarkan sebagai catatan kaki.

Kemasan perangkat Orion siap dipasang di lapangan
Milestone B1–B6 Implementasi enam bulan

10Milestone Implementasi

Satu milestone per bulan, dimulai dari pengadaan dan uji bench, diakhiri laporan kalibrasi. Survei Wi-Fi dilakukan sebelum bulan ke-5 agar whitelist siap saat stasiun B dipasang.

Bulan Milestone Luaran
B1 Pengadaan & uji bench BOM stasiun A terbeli, skema KiCad digambar, semua modul dites hidup di meja (NDC30 baca CRC, SCD41 baca CO₂, E32 dengar, SIM800L respon AT).
B2 PoC 1 stasiun Satu stasiun end-to-end di meja: sensor → payload → LoRa → base → dashboard.
B3 PoC siap lapangan PoC diuji dengan daya surya, enclosure IP65, dan fallback Wi-Fi/GPRS aktif.
B4 Deploy Stasiun A Pemasangan di Kawah Sikidang; survei Wi-Fi tiga area selesai; whitelist terisi.
B5 Deploy Stasiun B Pemasangan di Kawah Timbang; dashboard Grafana live; notifikasi Telegram aktif.
B6 Observasi & laporan Observasi drift sensor, kalibrasi span pertama, laporan komisioning.

Fase 2 (B7 ke atas) baru disentuh setelah B6 laporan komisioning disetujui — lihat rencana fase 2.


11Daftar Risiko & Mitigasi

Sebelas risiko terhadap keandalan data, dari kegagalan sensor hingga keamanan fisik. Mitigasi yang sudah ditanam di desain ditandai demikian.

# Risiko Mitigasi
1 NDC30 rusak / end-of-life Satu unit cadangan sejak awal + kalibrasi span per 6 bulan untuk mendeteksi degradasi dini.
2 Drift SCD41 setAutoBaseline(false); cross-check bulanan udara segar (± 400 ppm); span 5.000 ppm per 6 bulan.
3 Baseline CO₂ tidak akurat Kalibrasi awal saat komisioning di udara bersih sebelum enclosure ditutup.
4 Hujan / kondensasi di enclosure IP65, gel seal semua gland, ventilasi berfilter untuk inlet H₂S, desiccant diganti saat perawatan.
5 Jangkauan LoRa tidak cukup Antena 1,5 m tinggi, daya ≤ 30 dBm, fallback Wi-Fi + GPRS tetap berjalan tanpa LoRa.
6 Password Wi-Fi berubah Scan dua tahap maks 10 s per siklus tidak menggantung; survei ulang dan update whitelist saat ada laporan perubahan AP.
7 GPRS tanpa sinyal di kawah SMS safety-net tetap mencoba 3 nomor; kegagalan semua jalur dicatat di payload berikutnya.
8 Kekurangan daya di musim hujan Bank 2S ≥ 22 Wh; alarm baterai < 6,5 V; ukur tegangan malam hari sebagai indikator kesehatan.
9 Lonjakan tegangan / petir Dua buck LM2596 terpisah untuk SIM800L dan ESP32, ground satu titik di shelter baterai, arrester saat perawatan pasca-hujan.
10 Peretasan / tamper fisik Mode konfigurasi hanya lewat jumper D32; DDNS + whitelist di base; tanda tangan firmware baru di fase 2.
11 Bus RS485 bermasalah Twisted pair ≤ 10 m, terminator 120 Ω bila perlu, shield dibumikan satu titik, CRC16 membuang frame rusak.

12Rencana Fase 2

Yang sudah termasuk fase 1: GPRS TCP raw, CRC16 Modbus buatan sendiri, driver BME688 via bme68xLibrary.h, dan prioritas alarm MAX > CRIT > WARN. Fase 2 menambah kapabilitas tanpa mengubah arsitektur.

Peningkatan Keterangan
Sensor SO₂ Sel elektrokimia Alphasense, jalur ADC/RS485 kedua untuk kawah yang mengepul SO₂.
RTC DS3231 Timestamp tetap jalan saat GPRS dan Wi-Fi mati; I²C address 0x68 di bus yang sama.
Kartu SD Ring buffer log saat semua jalur transmisi gagal; SPI SCK=D4, MISO=D2, MOSI=D5, CS=D12 dengan pulldown 10 kΩ agar CS tidak mengambang saat boot.
LTE / 4G Menggantikan SIM800L di lokasi yang nanti punya sinyal 4G; driver AT hampir sama.
GPS NEO-M9N Timestamp akurat di base C dan posisi presisi tiap stasiun untuk peta sebaran gas.
OTA signed Pembaruan firmware over-the-air dengan verifikasi tanda tangan — tanpa akses fisik jumper D32.
KiCad 4-layer PCB custom menggantikan modul-modul, mengurangi titik sambung dan risiko kabel lepas.

13Item Terbuka

Delapan hal yang harus diputuskan atau diverifikasi sebelum atau saat komisioning. Semua berpengaruh langsung ke firmware atau topologi.

# Item Tindak lanjut
1 SSID & password Wi-Fi Hasil survei sebelum bulan ke-5; isi WIFI_LIST[] / WIFI_PW[].
2 Tiga nomor penerima SMS Kumpulkan dan uji kirim-terima saat PoC; isi SMS_RECIPIENTS[].
3 Endpoint server Finalisasi HTTP_HOST / path dan DNS; uji POST dari bench.
4 STATION_ID per unit Konfirmasi "A-SIKIDANG" / "B-TIMBANG" saat flash firmware sebelum naik ke kawah.
5 APN kartu seluler Uji CSTT dengan kartu yang dipakai; default rancangan "internet".
6 Slave address NDC30 Verifikasi 0xA2 dengan membaca register saat bench-test B1; sesuaikan frame bila berbeda.
7 Driver BME688 Selesai — bme68xLibrary.h dengan forced mode terpilih, BSEC tidak dipakai.
8 GPS (fase 2) Tunda ke fase 2; tidak memblokir fase 1.
Item 1–6 memblokir komisioning. Tanpa SSID, nomor SMS, endpoint, STATION_ID, APN, dan alamat slave NDC30 yang terverifikasi, stasiun tidak boleh dipasang permanen di kawah. Item 7 sudah selesai dan item 8 sengaja ditunda.